MTI Wacanakan Terapkan Skema Ganjil-Genap Jalan di Surabaya, Josiah Michael Sebut Ngawur

MTI Wacanakan Terapkan Skema Ganjil-Genap Jalan di Surabaya, Josiah Michael Sebut Ngawur

Surabaya, newrespublika-Menanggapi usulan dari Djoko Setijowarno Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) yang mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan skema ganjil genap atau Electronic Road Pricing (ERP), anggota Komisi C DPRD Surabaya yang juga ketua Fraksi PSI, Josiah Michael menyatakan dengan tegas tidak setuju wacana MTI tersebut.

“Saya sangat tidak setuju dengan adanya skema ganjil genap ataupun ERP. Kondisi jalan di Surabaya berbeda dengan di Jakarta,”ujar Josiah Michael di Surabaya, Jumat (13/02/2026).

Ia menjelaskan, di Surabaya ketika diterapkan hal tersebut pasti malah akan memicu kemacetan di tempat lain. Tentu ini bukan sebuah solusi yang baik. Pasti pindah itu kemacetan dan pasti makin memperparah keadaan.

Justru, kata politisi PSI Kota Surabaya ini, yang diperlukan Surabaya itu ada tiga hal, pertama penyelesaian ruas jalan yang pembangunannya tertunda, termasuk area bottle neck.

Kedua, percepatan perbaikan sistem transportasi umum. Dan yang ketiga perlu adanya rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.

Saat ini, sambung Josiah, banyak program transportasi umum di Surabaya, diantaranya BRT dan SRRL yang dananya dari pemerintah pusat.

“Kita fokus itu terlebih dahulu. Jangan munculkan wacana-wacana ngawur yang malah akan menimbulkan kegelisahan di masyarakat,”pungkasnya.(trs)