Komisi B Dorong Pemkot Surabaya Gelar Event Berkala yang Bisa Dongkrak UMKM Pasca Lebaran

Komisi B Dorong Pemkot Surabaya Gelar Event Berkala yang Bisa Dongkrak UMKM Pasca Lebaran

Surabaya, newrespublika-Komisi B DPRD Surabaya mendorong Pemerintah Kota Surabaya kembali gelar event-event secara berkala guna mendongkrak UMKM pasca lebaran.

Anggota Komisi B, Hj. Enny Minarsih mengatakan, saat moment lebaran memang pelaku UMKM seperti kebanjiran berkah karena bisnisnya meningkat, seiring kebutuhan masyarakat jelang lebaran.

“Namun yang perlu diperhatikan pasca lebaran bagaimana UMKM tetap ramai. Oleh karena itu perlu adanya supporting dari Pemkot Surabaya agar tetap menggelar event berkala seperti, bazaar, pasar murah yang melibatkan UMKM,”ujar Hj. Enny Minarsih di Surabaya, Selasa (31/03/2026).

Ia menerangkan, melonjaknya pengunjung destinasi wisata saat libur lebaran memang menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh para UMKM.

“Masyarakat Surabaya memang masih punya daya beli untuk ritel, hiburan murah dan lebaran menjadi katup pelepas setelah efisiensi,”terang politisi PKS Kota Surabaya ini.

Enny Minarsih membeberkan bahwa, saat libur lebaran destinasi wisata di Surabaya sangat ramai pengunjung, dimana tentunya ditempat wisata tersebut tersebut ada boot-boot (stand) makanan, kuliner, snack, suvenir dan cindera mata.

Seperti, sambung Enny, THP Kenjeran (Taman Hiburan Pantai), KBS (Kebun Binatang Surabaya), Taman Harmoni Keputih, Taman Flora di Kebun Bibit Bratang Binangun, Alun-Alun Surabaya, Adventure Land Romokalisari, dan lain sebagaianya.

“Namun, euforia ramainya pengunjung KBS saat libur lebaran jangan lantas menutupi fakta bahwa efisiensi tetap jalan, harga bahan pokok pelan-pelan naik, dan UMKM butuh topangan justru di bulan-bulan sepi pasca lebaran ini,”ungkapnya.

Lebih jauh Enny Minarsih mengatakan, PR nya adalah satu hingga dua bulan ke depan Pemkot bisa tetap melakukan event rutin, bukan hanya mengandalkan lonjakan musiman.

“Serta perlu program pendampingan seperti pelatihan digital atau akses permodalan lunak, agar UMKM tidak hanya hidup saat event besar seperti Nataru dan Lebaran saja,”pungkas Enny Minarsih.

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mencatat jumlah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Pahlawan tumbuh pesat dalam empat tahun terakhir.

Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopumdag) Surabaya, menyebut pada 2021 lalu, UMKM di Kota Pahlawan pada 2021 tercatat ada sekitar 60 ribu, kini jumlahnya mencapai lebih dari 106 ribu unit usaha, atau tumbuh 40 persen.(trs)