Surabaya, newrespublika-Menyambut Hari Koperasi Nasional tahun 2026, Anggota Komisi B DPRD Surabaya dari PKS, Hj. Enny Minarsih mengatakan, koperasi sebagai Back Bone (tulang punggung) ekonomi rakyat tidak sebatas sebagai slogan saja, tapi benar-benar sebagai penggerak perekonomian.
“Kita berharap koperasi sebagai kekuatan penggerak ekonomi rakyat dan perekonomian lokal,” ujar Hj. Enny Minarsih di Surabaya, Kamis (16/07/2026).
Ia menambahkan, Hari Koperasi tidak hanya digelar secara seremonial saja, melainkan harus menjadi nyata sebagai motor perekonomian rakyat.
Contohnya, terang Enny, sinergisitas antara pemerintah kota (Pemkot) Surabaya dengan legislatif sangat diperlukan untuk memperkuat ekonomi lokal.
Dengan cara, kata Enny Minarsih, memberikan regulasi kemudahan usaha kecil dan mikro sekaligus akses permodalan, dan bisa berkolaborasi juga dengan koperasi.
Jadi, jelas Enny Minarsih, biar tidak jadi koperasi “seremonial”, ukurannya harus jelas. Berapa UMKM yang naik kelas karena dibantu koperasi, berapa harga yang bisa ditekan, dan berapa lapangan kerja baru di tingkat kelurahan.
Dirinya menjelaskan, dengan tema Hari Koperasi 2026 yaitu, “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, diharapkan juga perekonomian Kota Surabaya maju pesat, seiring pertumbuhan UMKM ditengah meningkatnya daya beli masyarakat.
“Kalau Komisi B bisa mengawal itu, maka koperasi di Surabaya bukan cuma “back bone” di atas kertas, tapi benar-benar jadi otot yang menggerakkan ekonomi daerah,” ungkap Enny Minarsih.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Minggu, 12 Juli 2026. Mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”.
Acara tersebut menjadi momentum memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.(trs)
