Bank Suroboyo-BPR Surya Artha Utama Perseroda Bidik Ceruk Market Usaha Muda Gen Z

Bank Suroboyo-BPR Surya Artha Utama Perseroda Bidik Ceruk Market Usaha Muda Gen Z

Surabaya, newrespublika-Bank Suroboyo-BPR Surya Artha Utama (SAU) Perseroda membidik ceruk market usaha muda di setiap RW di Surabaya.

Adanya program Pemkot Surabaya yang memberikan anggaran Rp5 juta setiap RW untuk pengembangan enterpreneurship (wirausaha) di segmen Gen Z, dinilai menjadi ceruk market potensi bisnis pembiayaan usaha Bank Suroboyo-BPR SAU Perseroda.

Direktur Utama Bank Suroboyo-BPR SAU Perseroda, Renny Wulandari mengatakan, program Walikota Eri Cahyadi yang memberikan anggaran Rp5 juta per RW untuk Gen Z (Karang Taruna) merupakan peluang baru bagi kami untuk membidik pangsa pasar tersebut.

“Ketika penggunaan anggaran Rp5 juta oleh Gen Z di setiap RW usahanya terus meningkat, dan saat itu butuh permodalan, disini lah kita akan masuk memberikan kemudahan akses modal usaha,”ujar Renny Wulandari, Jumat (10/04/2026).

Ia menerangkan, back bone (inti bisnis) Bank Suroboyo-BPR SAU Perseroda memang di segmen UMKM. Oleh karenanya, kami memiliki platform pinjaman mulai dari Rp2,5 juta hingga Rp25 juta.

Nah, sambung Renny Wulandari, keberadaan Bank Suroboyo-BPR SAU Perseroda sudah melekat bagi warga kota Surabaya, melalui event-event di lingkungan Pemkot Surabaya.

Kader Surabaya Hebat (KSH), dan saat ini di Gen Z tentu KSH akan gethok tular (penyebaran informasi) istilahnya memberikan sosialisasi terkait kemudahan permodalan di BPR kami.

“Gen Z itukan pemikiranya brilian dan inovatif, ketika usahanya di kampung-kampung berkembang pesat dan butuh modal, disitu kami memberikan peluang permodalan untuk mengembangkan usahanya lebih maju lagi,” terangnya.

Renny Wulandari menjelaskan, untuk mensosialisasikan akses permodalan kalau door to door langsung ke kampung-kampung itu kan juga butuh SDM yang banyak, tentu kita terbatas.

Jadi, kata Renny Wulandari, kita memanfaatkan KSH kecalon nasabah. Dan, ternyata KSH tu banyak yang punya usaha juga, dari situlah peluang pasar terbuka lebar

“Menurut saya KSH itu ujung tombak yang paling bawah yang bisa meneruskan informasi pemerintah kota ke masyarakat,” ungkapnya.

Lebih jauh Renny Wulandari mengatakan, Bank Suroboyo-BPR SAU Perseroda optimistis entrpreneur-enterpreneur muda di segmen Gen Z terus tumbuh seiring adanya bonus demografi.

“Wirausaha muda terus tumbuh, UMKM di Surabaya juga tumbuh signifikan, potensi inilah yang akan menjadi ceruk pasar bank nya arek-arek Suroboyo ini. Meskipun kami juga ada pinjaman skala makro guna menjadi penopang dari lini bisnis kita,” pungkasnya. (trs)