Surabaya, newrespublika-Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, H. Machmud menghadiri tasyakuran RPH (Rumah Potong Hewan) Perseroda bersama manajemen RPH di Tambak Osowilangon.
“Kami pastikan di situ idak ada peresmian, tidak ada pemotongan pita, kita Cuma tasyukuran. Syukuran atas apa? Atas selesainya pembangunan RPH Tambak Osowilangon,”ujar Machmud di Surabaya, Kamis (15/01/2026).
Ia menambahkan, setelah tuntasnya pembangunan itu kan memang ada masa pemeliharaan. Saat selesai itu, terus sambil ditunggu, dan sudah selesai dan sempurna siap beroperasi.
“Saya lihat itu sudah sudah ada semua alat-alat maupun perangkat lainnya misal, tempat sapi baik yang maupun biasa ada tempatnya. Terus ada juga tempat pemotongan lain-lain sudah lengkap,”ungkap Machmud.
Dirinya berharap Harapannya dengan akan beroperasinya RPH Tambak Osowilangon yang pertama itu adanya komunikasi dengan pelaku ekonomi terutama para mitra jagal.
Karena sekilas saya bandingkan dengan yang di Pegirian untuk suasana di dalam itu sepertinya sangat bagus di Osowilangon. Mungkin apa karena gedung, terus lebih luas.
“Bahkan itu kemarin saya tanyakan diperluas lagi, ada rencana ditambah tempat sapi itu diperluas lagi, karena mungkin kapasitasnya 200 sapi, lahannya sudah siap,”ungkap Machmud.
Sementara Direktur Utama PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda Fajar Arifianto Isnugroho mengatakan, acara tasyakuran dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas operasioanal RPH Tambak Osowilangun.
“Acara doa bersama ini menandai operasional, karena kami harus segera memanfaatkan RPH Tambak Osowilangun,” kata Fajar.
Tak hanya tasyukuran dan doa bersama, RPH Kota Surabaya juga melakukan uji coba pelataran pemotongan di RPH Tambak Osowilangun.
“Alhamdulillah tadi malam kami sudah melakukan uji coba pemotongan di sana,” pungkas Fajar.(trs)
