Komisi B Sebut Bazaar Ramadhan Moment Geliatkan Ekonomi dan Income Masyarakat

Komisi B Sebut Bazaar Ramadhan Moment Geliatkan Ekonomi dan Income Masyarakat

Surabaya, newrespublika-Komisi B DPRD Surabaya menyebut kegiatan bazaar ramadhan selama ramadhan bisa menggeliatkan perekonomian Surabaya, dan pendapatan warga (income).

Anggota Komisi B dari Fraksi PKS, Hj. Enny Minarsih mengatakan, jadi setiap tahun ini kan memang momen yang sangat bagus untuk bisa diambil betul-betul peluang bisnisnya, tidak hanya pelaku UMKM bahkan yang biasanya tidak berjualan benar-benar memanfaatkan momen itu jadi jualannya,dan itu setahun sekali.

“Sehingga kalau saya lihat di mana-mana, di tempat-tempat, bahkan di kampung-kampung memanfaatkan itu menjadi pasar baru, pasar dadakan, pasar dimana momen mengambil berkahnya Ramadhan,”ujar Enny Minarsih di Surabaya, Rabu (18/02/2026)

Ia menjelaskan, setiap tahun bazaar ramadhan yang bukan hanya diikuti UMKM lokal, tapi juga warga masyarakat mengambil momen ramadhan untuk membuka usahanya, dan selalu ramai saat ramadhan.

Enny Minarsih menambahkan, pada saat ramadhan kultur masyarakat terutama di Surabaya kalau sudah puasaaan itu kadang malas masak. Terus momen Ramadan itu memang momen yang sangat unik karena bisa makan bersama-sama dengan waktu yang bersamaan.

Bahkan, sambung Enny, kalau pas ramadhan semua sektor usaha ramai termasuk restoran-restoran, bahkan konsumen pun kesulitan booking atau pesan tempat untuk berbuka bersama.

Ennya kembali menambahkan, sektor UMKM juga ikut terkerek naik saat ramadhan terutama dikegiatan bazaar, dan ini menjadi penggerak ekonomi di Surabaya yang sangat fantastis.

“Saya dulu juga kan pelaku UMKM untuk produk fashion, jadi ini memang benar-benar momen panennya itu ya pas saat itu Ramadan sampai menjelang Syawal,”ungkap Enny Minarsih.

Terpenting, jelas Enny, peran Pemkot Surabaya memberikan fasilitas untuk kegiatan bazaar ramadhan, dan perlunya kestabilan harga-harga bahan pokok jangan sampai melonjak tinggi.

Karena apa, terang Enny, sudah hukum ekonomi dimana permintaan tinggi harga bahan pokok pun ikut naik, disinilah pentingnya peran pemerintah kota.

Dirinya mengaku belum lama ini pantau langsung ke pasar-pasar, dan ada beberapa harga bahan polok seperti kacang tanah itu kan sampai Rp12.000. Kebetulan ramadhan semuanya memang butuh kacang, jadi konsumsi kacang tanah cukup meningkat.

“Kami dukung adanya bazaar ramadhan karena momentumnya pelaku usaha menambah income,”pungkasnya.(trs)