Pasca Mudik Lebaran, Anggota Dewan Baktiono Warning Warga Pendatang

Pasca Mudik Lebaran, Anggota Dewan Baktiono Warning Warga Pendatang

Surabaya, newrespublika-Pasca mudik lebaran, DPRD Surabaya mengingatkan (warning) kepada warganya untuk tidak membawa saudaranya merantau ke Surabaya.

Pasalnya, kata Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, Surabaya memiliki banyak fasilitas layanan kepada warganya yang khusus ber KTP Surabaya.

“Ini yang menjadi magnet bagi warga pendatang untuk datang dan tinggal di Surabaya,” ujar Baktiono kepada media ini di Surabaya, Jumat (27/03/2026).

Ia menjelaskan, family saudara atau punya keluarga yang di luar kota biasanya itu akan dia silaturahmi dan mudik ke daerahnya, silahkan diceritakan kebaikan-kebaikan yang ada di kota Surabaya seperti kesehatan gampang, mudah dan gratis.

Terus, kata Baktiono, sekolah ada bantuan ada beasiswa juga SD SMP sudah gratis, juga mengurus akte kelahiran juga KK/KTP semuanya gratis, juga jalan-jalannya sudah baik, penerangan jalan umum terang-benerang seperti siang hari, juga terkait dengan adanya kemudahan-kemudahan lainnya yang di kota Surabaya.

Tetapi, tegas Baktiono, jangan mengajak keluarganya ke kota Surabaya kalau tidak punya tujuan khusus dan tugas khusus, serta keahlian khusus.

“Karena nanti juga akan menjadi beban dari keluarga itu sendiri, bukan beban dari pemerintah kota karena yang bisa mendapat fasilitas-fasilitas yang seperti gratis tadi kesehatan, pendidikan, dan fasilitas lainnya itu hanya mereka yang KK/KTP Surabaya saja,”ungkapnya.

Oleh karena itu, sambung Baktiono, nanti kalau mengajak dan tidak ada tujuan tertentu setibanya di Surabaya ini akan menjadi beban dari keluarga itu sendiri, hukan beban Pemkot.

Jadi, saran Baktiono, lebih baik tetap berusaha di daerahnya masing-masing. Karena saat ini dengan era otonomi daerah, semua daerah itu berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik bagi warganya masing-masing.

“Termasuk di kota Surabaya yang bisa menjadi percontohan di Kota maupun Kabupaten lain di seluruh Indonesia,”pungkasnya.(trs)