Pemkot Surabaya Gelontorkan Anggaran Puluhan Milyar Rupiah Untuk Pemeliharaan Jalan, Komisi C Sebut Menurun Dibanding Tahun Sebelumnya

Pemkot Surabaya Gelontorkan Anggaran Puluhan Milyar Rupiah Untuk Pemeliharaan Jalan, Komisi C Sebut Menurun Dibanding Tahun Sebelumnya

Surabaya, newrespublika-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mempercepat penanganan jalan berlubang dengan mengerahkan sembilan tim Satuan Tugas (Satgas) perbaikan jalan yang mampu menghabiskan hingga 60 ton hotmix per hari.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Syamsul Hariadi, menegaskan bahwa komitmen percepatan perbaikan jalan tetap menjadi prioritas utama.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, S.T mengatakan, itu adalah anggaran pemeliharaan bukan pembangunan jalan.

“Bahkan anggaran pemeliharaan jalan tahun 2026 ini turun signifikan dibanding tahun sebelumnya, karena berbagai faktor,”ujar Aning Rahmawati di Surabaya, Rabu (25/02/2026)

Ia menambahkan, anggaran pemeliharaan jalan di tahun 2026 memang mengalami pengurangan yang tadinya Rp90 miliar bisa di sekitar Rp40-60 miliar.

Aning menerangkan, pengurangan ini juga mungkin dari sisi evaluasi dari DSDABM (Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga) Kota Surabaya itu nilai anggaran yang diajukan bisa jadi untuk 2026 cukup dengan angka Rp40-45 miliar, jadi memang ada penurunan.

Aning membeberkan, anggaran pemeliharaan jalan relatif tidak terlalu besar dibanding pembangunan. Karena pembangunan jalan ini anggaranya besar.

“Kalau untuk pemeliharaan kan khusus untuk kerusakan-kerusakan jalan yang ada di kota Surabaya, seperti Jalan berlubang,”ungkap Aning yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya.

Hanya saja, sambung Aning, anggaran pemeliharaan jalan sebesar Rp65 miliar ini saya kira sangat bisa kita kawal untuk nanti kalau kurang kita tambahkan di PAK.

“Jadi sekali lagi dibedakan anggaran Rp65 miliar ini bukan untuk pembangunan, tapi pemeliharaan untuk khusus jalan-jalan yang rusak,”tegas Aning.

Terkait pengawasan jalan, Aning Rahmawati mengatakan, kita sudah ada call center 112 dan cepat responnya, maksimal 24 jam sudah harus tertangani kondisi jalan yang ada di kota Surabaya.

Aning kembali menambahkan, pemkot tahun ini fokus pada pembangunan infrastruktur. Dan saya kira dengan anggaran pembangunan yang besar di kota Surabaya ini, apalagi sekarang fokusnya proyek jalan, aksesibilitas termasuk JLLB, termasuk juga nanti akan ada pembangunan jalan-jalan baru di Surabaya Timur.

“Semuanya insya Allah sudah kita cover di APBD 2026,”pungkas Aning.(trs)