Surabaya, newrespublika-Selama kegiatan Reses Jaring Aspirasi Masyarakat anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PKB, H. Minun Latif disambati warga, khususnya di Dapil 5 Surabaya Barat. Minun Latif melakukan reses sebanyak 12 titik wilayah di Dapil 5 Surabaya Barat.
Minun Latif mengatakan, saat dirinya reses turun langsung ke masyarakat, dimana masyarakat daerah barat masih banyak yang mengeluhkan tentang saluran air atau box culvert, pavingisasi, dan PJU (Penerangan Jalan Umum).
Namun, kata Minun Latif, beberapa tempat kami menyampaikan bahwa, pemerintah kota tidak hanya menyiapkan program fisik saja, non-fisik pun juga ada seperti pelatihan-pelatihan.
“Tetapi masyarakat kebanyakan yang diinginkan itu, ya box culvert, paving, dan terop, itu aspirasi warga di Dapil saya saat melakukan reses anggota dewan,”ujar Minun Latif di Surabaya, Kamis (19/02/2026).
Ia menerangkan, persoalan box culvert maupun PJU masih banyak dikeluhkan warga yang ada di Surabaya Barat, khususnya Kecamatan Pakal.
Hanya saja, kata Minun, saya tetap tidak masuk terlalu banyak karena di Pokir (Pokok pikiran dewan) kami dinilai terlalu banyak usulan saya, sehingga kemarin saya batasi tiap tempat saya hanya menerima usulan maksimal 5 permohonan saja.
“Jadi sudah direkap oleh tim saya untuk dimasukkan ke Pokir yang akan datang,”ungkap politisi senior PKB Kota Surabaya ini.
Minun Latif membeberkan, aspirasi warga kita lanjutkan ke pokir dewan setelah itu kita serahkan ke pemerintah kota Surabaya, jadi saya terkait dengan proyek bangunan, saya tidak pernah ikut-ikut, tidak pernah cawe-cawe, yang penting kerjakan agar warga saya senang, itu saja.
“Yang pasti aspirasi warga mayoritas soal box culvert, PJU, terutama warga diecamatan Pakal dan Lontar,”pungkasnya.(trs)
