Siswa SMA Lab School Unesa Belajar Politik di DPRD Surabaya, Bang Jo: Literasi Politik Jadi Fondasi Penting Bagi Generasi Muda

Siswa SMA Lab School Unesa Belajar Politik di DPRD Surabaya, Bang Jo: Literasi Politik Jadi Fondasi Penting Bagi Generasi Muda

Surabaya, newrespublika-Siswa SMA Lab School Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengikuti kegiatan pembelajaran politik dengan mengunjungi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya sebagai upaya meningkatkan literasi politik dan pemahaman demokrasi sejak dini.

Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung DPRD Kota Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Senin (6/1/26), dan diterima langsung oleh Komisi D DPRD Kota Surabaya.

Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan pemaparan mengenai fungsi dan peran DPRD, proses pembentukan kebijakan, serta pentingnya partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam sistem demokrasi.

Johari Mustawan, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Bang Jo, menegaskan bahwa literasi politik merupakan fondasi penting bagi generasi muda agar tidak apatis terhadap proses politik dan kebijakan publik.

“Literasi politik itu penting agar anak-anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga memahami bagaimana kebijakan dibuat dan bagaimana mereka bisa berkontribusi secara positif bagi bangsa dan kota Surabaya,” ujar Johari kepada wartawan du gedung DPRD Surabaya.

Menurut Anggota Dewan yang akrab disapa Bang Jo ini, pendidikan politik tidak harus bersifat teoritis semata, tetapi juga perlu dilakukan melalui pengalaman langsung seperti kunjungan ke lembaga legislatif.

“Dengan datang langsung ke DPRD, siswa bisa melihat bahwa politik bukan sesuatu yang jauh atau menakutkan. Politik adalah alat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, dan generasi muda harus disiapkan sejak sekarang,” kata mantan Ketua DPD PKS Kota Surabaya ini.

Sementara itu, guru pendamping SMA Lab School UNESA, Lutviana Sriwahyu Wulandari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pembelajaran luar kelas mata pelajaran IPS. Pembelajaran di luar kelas menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman siswa terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Belajar tidak harus selalu di dalam kelas. Anak-anak perlu melihat langsung bagaimana demokrasi bekerja dan bagaimana lembaga negara menjalankan fungsinya,” ujarnya.

Tema pembelajaran tahun ini mengangkat kearifan sejarah, pilar demokrasi, serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Gedung DPRD dipilih sebagai ruang belajar karena relevan dengan tujuan tersebut.

Lutviana menilai penting bagi pelajar untuk memiliki pemahaman politik yang utuh dan kritis. Menurutnya, banyak opini di media sosial yang menggiring pandangan bahwa politik selalu identik dengan hal negatif.

“Dengan bertemu langsung para pemangku kebijakan, siswa bisa melihat bahwa politik juga tentang pengabdian dan pengambilan keputusan untuk kepentingan publik,” tutur Lutviana.

1a berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan literasi politik siswa dan menumbuhkan kesadaran demokrasi sejak usia sekolah.

Terakhir Bang Jo menambahkan, DPRD Kota Surabaya terbuka menjadi ruang belajar bagi pelajar dan mahasiswa sebagai bagian dari edukasi publik.

“Kami berharap dari kegiatan seperti ini lahir generasi muda yang kritis, beretika, dan peduli terhadap masa depan daerahnya,” tutupnya.

Kegiatan belajar politik tersebut disambut antusias oleh para siswa SMA Lab School Unesa yang aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan seputar tugas legislasi, pengawasan, serta peran wakil rakyat dalam menyerap aspirasi masyarakat.(trs)