Malang, newrespublika— Komunitas pengemudi ojek online yang tergabung dalam Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Malang Raya mendeklarasikan gerakan “Ojol Jaga Jatim” pada Senin, 31 Maret 2025. Kegiatan ini berlangsung pukul 15.00 WIB di Base Camp PDOI Malang Raya, Jalan Mertojoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Deklarasi tersebut dipimpin langsung oleh penanggung jawab kegiatan, Puji Waluyo, dan dihadiri puluhan pengemudi ojek online dari berbagai wilayah di Malang Raya. Dalam suasana sederhana namun penuh semangat, para peserta menyatakan komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kondusivitas wilayah Jawa Timur, khususnya di sektor transportasi berbasis aplikasi.
Puji Waluyo dalam sambutannya menegaskan bahwa gerakan “Ojol Jaga Jatim” merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap stabilitas sosial di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat. Ia menyebut, peran pengemudi ojek online tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai bagian dari elemen masyarakat yang turut menjaga ketertiban di ruang publik.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ojol tidak hanya bekerja mencari nafkah, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan,” ujar Puji.
Deklarasi tersebut juga memuat sejumlah poin penting, di antaranya komitmen untuk mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga etika pelayanan kepada pelanggan, serta memperkuat solidaritas antar sesama pengemudi. Selain itu, para peserta juga sepakat untuk menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik di lapangan.
Kegiatan berlangsung tertib dan ditutup dengan pembacaan ikrar bersama serta sesi dokumentasi. Para peserta berharap deklarasi ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat citra positif pengemudi ojek online di tengah masyarakat.
Di tengah dinamika transportasi modern, inisiatif seperti “Ojol Jaga Jatim” mencerminkan upaya komunitas akar rumput dalam merespons tantangan sosial secara mandiri. Gerakan ini diharapkan dapat berlanjut dan menginspirasi wilayah lain di Jawa Timur.(trs)
