Bagas: Vocher Parkir di Surabaya Ide Brilian Penataan Retribusi Parkir

Bagas: Vocher Parkir di Surabaya Ide Brilian Penataan Retribusi Parkir

Surabaya, newrespublika-Anggota Komisi B DPRD Surabaya dari Fraksi Gerindra, Bagas Iman Waluyo menilai, diberlakukannya pembayaran parkir Tepi Jalan Umum (TJU) dengan voucher merupakan ide bagus dari Pemkot Surabaya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng aparat penegak hukum (APH) dan PT Peruri Wira Timur (PWT) untuk memasifkan sosialisasi penerapan voucher parkir kepada asosiasi dan para stakeholder di Kota Pahlawan.

Bagas mengatakan, dengan adanya voucher parkir ini salah satunya menekan pungutan liar, yang mana itu kemarin juga ada beberapa program kita bersinergi dengan beberapa rekan-rekan APH untuk memakai Qris mulai dari e-tol.

Ia menuturkan, ini program yang sangat baik, apalagi dengan adanya voucher parkir. Tapi diperlakukannya voucher ini masih baru, kita tidak bisa melihat ini untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) atau kebocoran, masih belum ada tolak ukurnya.

“Tapi kalau sudah berjalan semenjak satu minggu, dua minggu, ataupun satu bulan, itu sudah mulai kelihatan progressnya,”ujar Bagas Iman Waluyo di Surabaya, Rabu (01/04/2026).

Ia menambahkan, bisa jadi dengan adanya voucher parkir pasti nanti penataan parkir tepi jalan umum akan lebih rapi. Ini hampir sama seperti kalau kita di BUMN atau di Pertamina ada juga voucher Pertamina.

Jadi daripada membayar cash bisa memakai voucher untuk bensinnya. Itu hanya diberlakukan di BUMN ataupun di Pertamina yang pom bensin itu milik Pertamina.

Nah, sambung politisi muda Gerindra Surabaya ini, voucher parkir ini milik pemerintahan kota Surabaya bukan BUMN. Dan mungkin ini bisa jadi salah satu solusi juga untuk menekan PAD, solusi untuk mengatasi kebocoran.

“Semoga ini program-program yang sangat bagus. Kita lihat nanti dalam satu bulan, dua bulan ke depan ini bagaimana tolak ukurnya,”ungkapnya.

Lebih jauh Bagas mengatakan, kita kan ingin menentukan solusi tempat-tempat di kota Surabaya mulai dari jalan-jalan protokol, jalan-jalan besar, jalan-jalan tempat wisata, itu kan pinginnya cantik, rapi, dan wisatawan bisa menikmati.

Tidak hanya wisatawan lokal tapi wisatawan dari luar pulau, luar kota bisa main di kota Surabaya dengan nyaman.

Makanya, kata Bagas, dengan adanya pertama kali ya di Indonesia ini dengan adanya voucher parkir ini, semoga itu tadi bisa menekan apapun seperti PAD, mencegah kebocoran yang baik-baik lah.

“Tapi ya kita apresiasi betul sama pemerintah kota, kita apresiasi APH yang berturut menjaga kondusivitas kota Surabaya terkait problematika perpakiran,”ungkap Bagas.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng aparat penegak hukum (APH) dan PT Peruri Wira Timur (PWT) untuk memasifkan sosialisasi penerapan voucher parkir kepada asosiasi dan para stakeholder di Kota Pahlawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo, menegaskan sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan program baru sekaligus memperkuat dukungan terhadap sistem parkir non-tunai.(trs)