Surabaya, newrespublika- Memasuki masa persidangan Jaring Aspirasi Masyarakat (Reses) ke-3 tahun 2026, Anggota DPRD Surabaya dari PDI Perjuangan Sukadar banyak mendengar keluhan warga masyarakat.
Sukadar mengakui, keluhan warga ini menjadi aspirasi yang harus kami dengar sebagai wakil rakyat yang sudah mempercayakan dirinya duduk di kursi terhormat DPRD Surabaya.

Ia menerangkan, sejak Kamis dan Jumat tanggal 1-2 Oktober sudah menggelar reses di dua kelurahan yaitu, Kelurahan Putat Jaya dan Kelurahan Pakis masing-masing di RW 2 dan RW 14 Simo Gunung Kramat dan, RW 5 Pakis.
“Keluhan warga RW 14 Simo Gunung Kramat diantaranya soal perbaikan aspal jalan, fasilitas kesehatan, fasilitas Pusat Pembelajaran Keluarga Puspaga, seragam batik PKK, PAUD, aspirasi ini yang muncul dari warga Simo Gunung Kramat,” ujar Sukadar, Jumat (02/10/2026).
Sementara reses di Balai RW 5 Kelurahan Pakis, terang anggota Komisi C DPRD Surabaya ini, warga ingin dibangun drainase di wilayahnya agar ada pembuangan ke sekundernya, sehingga saat musim hujan tidak banjir.
Sukadar menambahkan, selain pembangunan fisik, keluhan warga mayoritas adalah soal desil, fasilitas kesehatan, beasiswa pendidikan hingga ke perguruan tinggi.
“Aspirasi warga kita serap dan kita teruskan ke Pemkot Surabaya sebagai eksekutor, kami anggota dewan hanya mengawal agar aspirasi bisa direalisasikan,” ungkap Sukadar.
Dirinya menjelaskan, setiap pemilu dan pemilihan legislatif (Pileg) masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Sawahan atau Dapil 4 Surabaya, sudah memilih dirinya sehingga lolos menjadi wakil rakyat di DPRD Surabaya.
Tugas kami, ungkapnya, sesuai amanat UU adalah turun ke bawah menyerap aspirasi masyarakat saat reses anggota dewan.
“Meski tidak ada reses pun saya kerap mengunjungi dan bertemu langsung dengan konstituennya, agar semakin dekat dengan rakyat,” pungkasnya.(trs)
