Surabaya, newrespublika – Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya terus menggenjot penyelesaian proyek rehabilitasi dan pembangunan infrastruktur Balai RW di berbagai titik.
Terlebih kini ASN Pemkot Surabaya gencar ngantor di Balai RW guna membantu pelayanan masyarakat lebih dekat lagi, itu artinya bangunan Balai RW harus representatif.
Berdasarkan data terbaru, tercatat ada 119 lokasi yang menjadi target pengerjaan, yang mencakup proyek rehabilitasi maupun pembangunan gedung baru.
Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) kota Surabaya, Harindrayana mengatakan, pelaksanaan program ini melibatkan dua skema utama, yakni pengerjaan yang dibantu melalui satuan tugas (satgas) DPRKPP serta melalui pihak penyedia jasa konstruksi.
”Secara keseluruhan, anggaran sementara tetap mengacu pada angka sebelumnya, yaitu sebesar Rp3,6 miliar dan dipastikan terserap semua,” ujar Harindrayana di Surabaya, Kamis (29/10/2026).
Dari sisi progres di lapangan, Harindrayana menerangkan, pengerjaan proyek dinilai menunjukkan hasil yang positif. Memasuki bulan Oktober, tingkat penyelesaian secara rata-rata telah mencapai kisaran 85 hingga 90 persen, baik untuk proyek rehabilitasi maupun yang dikerjakan melalui skema PL.
”Insya Allah lancar semua. Hampir 90 persen sudah hampir selesai, karena ini juga sudah akhir tahun per bulan Oktober, jadi rata-rata sudah 85 sampai 90 persen selesai semua, baik rehabilitasi maupun pengadaan lewat PL,” terangnya.
”Dengan capaian tersebut, pengerjaan saat ini tinggal menyisakan tahap penyelesaian (finishing) dan ditargetkan seluruhnya dapat rampung total pada bulan November mendatang tanpa kendala berarti.” pungkasnya. (trs)
