Enny Minarsih: Siasat UMKM Agar Tetap Eksis Ditengah Guncangan Ekonomi

Enny Minarsih: Siasat UMKM Agar Tetap Eksis Ditengah Guncangan Ekonomi

Surabaya, newrespublika-Anggota Komisi B DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Hj. Enny Minarsih menyebut perlunya Pemkot Surabaya beri perhatian serius kepada UMKM di Surabaya, bagaimana menyiasati usahanya agar tetap eksis ditengah guncangan ekonomi akibat menguatnya dollar Amerika.

Disisi lain, tambah Hj. Enny Minarsih, pemerintah kota Surabaya diharapkan bisa intervensi meringankan beban UMKM seperti adanya, UMKM bisa mengajukan diskon tarif PLN dan PDAM yang omsetnya turun.

“Komponen-komponen listrik dan air saat ini juga beban bagi UMKM diluar kenaikan harga bahan-bahan baku,” ujar Hj. Enny Minarsih di Surabaya, Rabu (10/06/2026).

Disisi lain, sambung Enny, Pemkot Surabaya agar membantu UMKM “adaptasi” biar nggak mati kutu dalam situasi ekonomi seperti sekarang ini.

Enny Minarsih menerangkan, substitusi bahan baku lokal Pemkot dalam hal ini Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya memberikan fasilitasi riset bahan alternatif lokal yang lebih murah. “Contohnya dengan menggantikan kemasan impor ke kemasan lokal,” terang Enny Minarsih.

Lebih jauh Enny Minarsih mengatakan, perlunya Pemkot Surabaya mentraining UMKM dibidang digitalisasi pasar, perluas pelatihan jualan online, gratiskan biaya lapak di e-commerce milik Pemkot untuk UMKM

Sehingga, ungkap Enny, pasar UMKM Surabaya jangkauan marketnya lebih luas dan bisa jaga margin. Selain itu program padat karya dan proyek infrastruktur ringan yang ada di Pemkot, diutamakan memakain produk atau jasa UMKM lokal.

Enny menjekaskan, perlunya data dan komunikasi cepat bagi pelaku UMKM seperti tersedianya posko harga bahan baku, dimana update harian harga eceran dan grosir bahan baku di pasar sehingga UMKM jadi bisa ambil keputusan cepat.

Satu pintu pengaduan, kata Enny, Hotline/WhatsApp khusus UMKM buat lapor penimbunan atau distributor nakal.

“Jadi sekarang ini Pemkot fokus 3 hal saja yaitu, menjaga harga bahan baku, ringankan beban tetap, dan bantu UMKM biar tetap eksis,” pungkasnya. (trs)