THP (Taman Hiburan Pantai) Kenjeran. Foto:Trisna
Surabaya, newrespublika– Kenaikan harga material membuat proyek revitalisasi Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran ditunda sementara.
Padahal, Pemkot Surabaya akan melakukan revitalisasi THP Kenjeran di tahun ini dengan anggaran Rp24 miliar. Namun, karena ada kenaikan harga material yang sangat tinggi membuat proyek di pending.
Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, Harindrayana menjelaskan, sebelumnya kita akan mulai lelang proyek revitalisasi THP Kenjeran sisi utara dan sisi selatan.
“Nah kemarin sudah kita siap untuk lelang ya, terang Harindrayana, tetapi kebetulan semua kondisi terutama kondisi global itu kan kemudian menyebabkan harga minyak naik yang memicu kenaikan harga material,” ujar Harindrayana di Surabaya, Kamis (21/05/2026).
Karena, sambungnya, kebetulan juga tidak cuma solar imbasnya kemana-mana, besi naik, material naik, yang lain naik.
Dari kenaikan harga minyak, terang Harindrayana, maka kita evaluasi harganya kemarin karena anggarannya tetap tidak berubah.
Jadi, bebernya, anggaran revitalisasi THP Kenjeran dan pagunya tidak berubah. Hanya kita harus evaluasi harga material.
“Jadi istilahnya bukan perubahan harga sih, tapi mungkin menyesesuaikan harga. Cuma SKB 3 Menteri itu kan belum keluar jadi tidak bisa kita menyesuaikan dan merubah harga,” tuturnya.
Lebih jauh Harindrayana mengatakan, padahal kenyataannya di lapangan naik harganya. Nah ini kita masih coba koneksi dengan BPJP.
Mendingan. Ini pasti proses, ini yang kami cari yang paling efisien yang mana lah untuk itu diambil yang paling efisien.
Saat ditanya dengan kodisi seperti ini apakah proses lelang ditunda,Harindrayana mengatakan, insya Allah, mudah-mudahan tidak, hanya diundur saja.
Artinya, ujar Handriyana, kita juga ada jangka waktu pelaksanaan yang harus dipenuhi kan, jadi ini hanya masalah waktu saja.
Harindrayanaa kembali menambahkan, untuk proses lelang baru akan launching. Karena memang belum di lelang, artinya kita sudah mau usulkan Tapi belum tayang.
“Baru mau kita usulkan kemudian harga kan naik, dan juga belum sempat tayang lelangnya,” pungkasnya. (trs)
