Surabaya, newrespublika-Komisi D DPRD Surabaya menggelar rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya, terkait SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun 2026 di ruang komisi, Selasa (14/04/2026).
Usai rapat, Ketua Komisi D DPRD Surabaya, dr. Akmarawita Kadir mengatakan, benar tadi kita rapat dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya bahas SPMB 2026.
“Tapi kami berharap SMP Negeri di Medokan Ayu dan Karangpilang yang sudah selesai dibangun bisa difungsikan untuk murid baru di tahun ajaran baru 2026,” ujar dr. Akmarawita Kadir.
Nah, sambung Akmarawita Kadir, Dispendik Kota Surabaya masih proses katanya. Makanya kami ingin memastikan dalam artian masih menunggu kurang lebih 1-2 bulan ini.
Dirinya menambahkan, mudah-mudahan kita kejar apakah mau kita carikan kendalanya itu apa sebenarnya. Dan, besok teman-teman Komisi D ingin lihat langsung ke SMPN yang baru di Karangpilang dan Medokan Ayu Rungkut.
dr. Akmarawita Kadir menerangkan, pembangunan SMP Negeri baru di dua wilayah tersebut dulu tujuannya untuk bisa menampung penerimaan murid baru di 2026. Tapi ketika itu sudah dibangun ternyata belum juga bisa menampung siswa baru.
“Tadi dalam rapat yang disampaikan masih belum jelas juga kendalanya apa, kelihatannya masih menunggu proses. Cuma berhubung Bu Kadis juga belum hadir ya, mungkin nanti akan ada rapat koordinasi berikutnya sambil kami ingin melihat fisiknya dulu,” terang dr. Akmarawita Kadir yang juga Ketua Partai Golkar Kota Surabaya ini.
Untuk itu, lanjut Akmarawita, sebenarnya ada di kendala apa, apakah kesiapan fasilitas atau yang lain.
Padahal, sambungnya, anggaran kan sudah kita siapkan, tinggal sebenarnya bisa berproses.
Nah, itu kalau bisa di Medokan Ayu dan Karangpilang itu akan menambah kuota pagu negeri yang ada di 2 SMP tersebut yaitu, Karangpilang dan Medokan Ayu Rungkut.
“Besok kita cek ke Karangpilang dan Medokan Ayu,” pungkasnya. (trs)
