Wali Kota Eri Imbau Warga Siaga Hadapi Cuaca Ekstrim, Komisi A: CC Room dan Call Centre 112 Harus Standby 24 Jam

Wali Kota Eri Imbau Warga Siaga Hadapi Cuaca Ekstrim, Komisi A: CC Room dan Call Centre 112 Harus Standby 24 Jam

Surabaya, newrespublika-Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Hujan lebat disertai angin kencang dilaporkan menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan reklame roboh di beberapa titik kota, pada Selasa (3/2/2026) lalu.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Surabaya dan wilayah sekitarnya berada dalam periode peringatan cuaca ekstrem pada 1–10 Februari 2026. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan lebat, angin kencang, hujan es, hingga puting beliung.

Terkait cuaca ekstrim di Surabaya, Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pdt. Rio Pattiselanno mengatakan, dalam menghadapi cuaca ekstrem di kota Surabaya, OPD dan BPBD bencana harus mempersiapkan dengan baik sarana prasarana penunjang seperti, monitor TV yang wajib menyala semuanya di ruang CCRoom 112.

“Karena sebelumnya ada 31 layar monitor yang mati, hal ini supaya setiap sudut kota terpantau dengan baik, dan pencegahan serta penanganan dapat dilaksanakan dengan cepat dan tepat sasaran,”ujar Rio Pattiselanno di Surabaya, Kamis (05/02/2026).

Selain kewaspadaan tinggi, sambung Rio sapaan Pdt. Rio Pattiselanno, disiplin yang tinggi dan gotong royong antar warga kota Surabaya bisa meminimalkan resiko dan dampak dari cuaca ekstrem.

“Kota Surabaya akan menjadi aman dimulai dari warga yang peduli. Oleh karenanya menghadapi cuaca ekstrim kami minta seluruh warga masyarakat saling waspada. Dan semoga semuanya diberi keselamatan tidak ada sesuatu insiden yang kita tidak inginkan,”tutur politisi PSI Kota Surabaya ini.

Lebih jauh Rio mengatakan, secara general Pemkot Surabaya sudah melakukan antisipasi dini menghadapi cuaca ekstrim dengan misalnya, perampingan pohon, pengerukan sungai secara berkala.

“Jadi apa yang sudah dilakukan Walikota Eri Cahyadi sudah maksimal, dan mari bersama gotong royong membantu upaya Pemkot dalam menghadapi cauaca ekstrim ini,”ungkap Rio.

Sementara itu Wali Kota Eri mengatakan, kondisi cuaca saat ini sulit diprediksi dan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menginstruksikan seluruh jajaran kewilayahan, mulai dari lurah hingga camat, untuk aktif menyosialisasikan langkah antisipasi kepada warga.

“Cuaca ekstrem karena dalam beberapa hari terakhir kondisinya sangat luar biasa. Beberapa kejadian seperti robohnya reklame dan tumbangnya pohon sudah terjadi, dan (potensi hujan lebat, angin kencang) hal ini sudah kami sampaikan kepada warga melalui lurah dan camat,” tutup Wali Kota Eri.(trs)