Fraksi PKS Sebut Pemimpin Surabaya Kedepan Harus Berkarakter dan Berjiwa Santri 

Fraksi PKS Sebut Pemimpin Surabaya Kedepan Harus Berkarakter dan Berjiwa Santri 

Surabaya, newrespublika- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surabaya, Cahyo Siswo Utomo buka suara terkait mencuatnya isu Wali Kota Surabaya periode mendatang harus dari kalangan santri.

Cahyo mengakui catatan sejarah membuktikan kaum santri memang memiliki peran signifikan dalam pertempuran 10 November 1945.

“Sejarah membuktikan ada peran serta signifikan santri dalam perjuangan bangsa kita, utamanya di Surabaya,” kata Cahyo, Rabu (30/9).

Cahyo memaparkan, kaum santri saat itu menjadi garda terdepan melawan penjajahan dengan semangat Resolusi Jihad yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari.

Santri tambah Cahyo bersama arek-arek Suroboyo rela mengorbankan jiwa raganya untuk mempertahankan Kemerdekaan RI.

“Tidak bisa kita hindari tanah Surabaya ini juga ada darah santri yang kemudian mengalir di tanah Surabaya ini,” beber Cahyo.

Maka dari itu, Cahyo menekankan karakter pemimpin Surabaya periode berikutnya harusnya berjiwa seorang santri.

“Itu juga harus ada nilai-nilai itu pada sosok pemimpin masa depan Surabaya berikutnya,” tutur Cahyo.

Kendati begitu, Cahyo mengingatkan pemimpin tersebut latar belakangnya bukan hanya dari kaum santri saja.

Namun, kata anggota Komisi A DPRD Surabaya itu, nilai-nilai santri itu juga harus melekat pada sosok pemimpin masa depan Surabaya.

“Jadi, bukan hanya latar belakangnya santri, tetapi yang paling penting, ke depan, nilai-nilai santri itulah yang kemudian ada di sosok pemimpin masa depan Surabaya berikutnya,” pungkas Cahyo.(trs)