Surabaya, newrespublika-DPD PKS Kota Surabaya melaksanakan pemotongan hewan kurban di Kantor DPD PKS dan DPC PKS se Kota Surabaya, Kamis (28/5). Kegiatan ini mengusung tema Idul Adha tahun ini, “Berkurban, Berbagi, Berdaya.”
Dalam kegiatan tersebut, PKS Kota Surabaya memotong sebanyak 32 ekor sapi dan 52 ekor kambing. Seluruh hewan kurban itu kemudian dikonversikan menjadi 14.470 paket kurban untuk disalurkan kepada kader, simpatisan, relawan, serta warga Kota Surabaya.
Kegiatan kurban ini dihadiri Ketua DPD PKS Kota Surabaya M. Frimainto Utomo atau Bung Tomo, Sekretaris DPD PKS Kota Surabaya M. Ibrahim Alhanif, Anggota DPR RI Komisi X, Reni Astuti, Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Lilik Hendarwati, serta Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo.
Ketua DPD PKS Kota Surabaya M. Frimainto Utomo atau yang akrab disapa Bung Tomo mengatakan, pelaksanaan kurban tersebut merupakan bentuk kepedulian PKS kepada masyarakat.
“Paket kurban ini kami persembahkan untuk kader, simpatisan, relawan, dan warga Kota Surabaya,” kata Bung Tomo.
Ia menjelaskan, hewan kurban tersebut berasal dari anggota DPRD Kota Surabaya, anggota DPRD Jawa Timur, anggota DPR RI, serta para kader PKS.
“Atas nama PKS Kota Surabaya, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengqurban yang telah mempercayakan kurbannya melalui PKS,” ujarnya.
Bung Tomo menambahkan, pada pelaksanaan kurban tahun ini, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, PKS Kota Surabaya menggunakan besek sebagai kemasan daging kurban, bukan kantong plastik atau kresek.
Menurut dia, penggunaan besek tersebut menjadi bagian dari komitmen PKS Kota Surabaya dalam menjaga lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
“Ini sebagai wujud kepedulian PKS Kota Surabaya terhadap lingkungan,” katanya.
Ia berharap, ibadah kurban yang dilaksanakan tahun ini mendapat keberkahan dari Allah SWT dan membawa manfaat luas bagi masyarakat.
“Semoga ibadah kurban tahun ini mendapat keberkahan dari Allah SWT dan membawa kebermanfaatan yang luas bagi kader PKS Kota Surabaya serta warga Kota Surabaya khususnya,” pungkas Bung Tomo. (trs)
