Surabaya, newrespublika-The Gade Kafe di Jalan Dinoyo Surabaya menawarkan sensasi ngopi sambil diskusi peluang menjadi investor pasar modal.
Vice President Pegadaian Regional Surabaya, Alfafatih Rosada mengatakan, The Gade Kafe merupakan kafe investasi pertama di Jawa Timur.
Kebetulan, kata Rosada, disini ada program NGOPI SORE (Ngobrol Seputar Investasi Saham, Obligasi, Reksadana) yang merupakan program edukasi terbaru.
“Yang di inisiasi oleh BRI Danareksa Sekuritas Surabaya, Bursa Efek Indonesia Kanwil Jawa Timur dan Pegadaian Kantor Regional Surabaya, dengan konsep diskusi santai, informatif dan aplikatif,” ujar Alfafatih Rosada saat Ngopi Sore dengan media massa, Jumat (08/05/2026).
Ia menambahkan, pengunjung Gade Kafe selama ini banyak dari pekerja dan nasabah pegadaian.
Untuk itu, sambung Rosada, dengan program Ngopi Sore kita berharap banyak anak-anak muda atau Gen Z datang kesini, ngobrol santai sambil membuka peluang menjadi investor saham.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Bursa Efek Indonesia Jawa Timur, Cita Mellisa menambahkan, kegiatan belajar investasi saham sambil ngopi gratis ini, akan dilaksanakan rutin setiap hari jumat jam 16-18.00 Wib.
Cita Mellisa menjelaskan, kegiatan edukasi ini semakin menarik karena diadakan di Galeri Investor Cafe pertama di Surabaya The Gade Coffee & Goid di Jalan Dinoyo No.79 Surabaya
“Galeri Investor Cafe ini pertama kali diresmikan pada tahun 2022 yang menjadi GI BEI Ke-24 di Surabaya kala itu, harapanya masyarakat Surabaya memiliki media belajar Investasi Saham yang santai tidak formal sambil ngopi gratis,” ungkap Cita.
Ditempat yang sama, Branch Manager BRI Danareksa Sekuritas Surabaya, Taufan Febiola mengatakan, kami mengundang masyarakat Surabaya yang ingin belajar investasi di Pasar Modal.
“Dari investor pemula sampai trader berpengalaman bisa mendapat market update berkala, konsultasi portofolio, mengenal lebih dalam produk pasar modal dari Reksadana, obligasi, saham hingga Gadai Efek bisa dipelajari di sini,” kata Taufan.
Taufan menerangkan, saat ini marak masyarakat terjebak oleh investasi-investasi bodong dan pinjaman online (Pinjol), akibat masih minimnya literasi keuangan.
“Untuk mencegah hal tersebut, maka di Ngopi Sore ini kita bisa sharing bagaimana berinvestasi yang benar terutama di pasar modal,” tutup Taufan. (trs)
