Surabaya, newrespublika-Destinasi wisata ikonik Kota Surabaya Kebun Binatang Surabaya (KBS) hingga kini masih diminati wisatawan, bahkan turis asing.
Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Bagas Iman Waluyo mengakui, setelah dirinya melihat langsung kondisi destinasi wisata paling ikon di Surabaya ini, ternyata turis asing juga banyak berkunjung ke KBS.
“Saya sempat turun berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya, bahwa disana banyak turis-turis ada dari luar negeri seperti Taiwan, Cina dan ada wisatawan asing kemungkinan dari Australia langsung melihat bagaimana koleksi dari kebun binatang Surabaya itu sendiri,” ujar Bagas Iman Waluyo, Sabtu (01/08/2026).
Mungkin, tambah Bagas Iman W, karena di KBS saat ini memiliki koleksi satwa dari Jepang, dimana KBS melakukan pertukaran hewan komodo dengan hewan-hewan yang ada di kebun binatang di Jepang.
“Karena yang paling mereka turis asing berkesan adalah saat melihat komodo,” ungkapnya.
Bagas mengakui, salah satu hewan kebanggaan di Indonesia dan alhamdulillahnya Kebun Binatang Surabaya ini berhasil breeding komodo, dan kemarin sempat bekerja sama dengan Jepang untuk pertukaran komodo dengan hewan-hewan yang ada di Jepang sana.
Selain turis asing, beber Bagas, wisatawan yang berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya juga ada teman-teman dari NTT. “KBS ini masih menjadi favorit wisatawan,” tegasnya.
Ditanya soal Pemkot Surabaya kini sedang membuka lowongan jabatan Dirut KBS dan harapannya bisnis KBS kedepan, Bagas mengatakan, nanti ini kan ada pemilihan pendaftaran untuk Direktur Utama.
Seperti yang disampaikan oleh Pak Wali Kota, saya sangat setuju bahwa Direktur Utama yang mendaftar untuk Kebun Binatang Surabaya harus mementingkan kesejahteraan dari hewan-hewan tersebut.
“Karena bisa dibilang Kebun Binatang Surabaya ini kan tempat pembelajaran untuk masyarakat kota Surabaya, atau untuk adik-adik sekolah yang outing. Jadi bisa diutamakan untuk kesejahteraan hewannya,” kata Bagas.
Dan saya sampaikan lagi, sambungnya, ayo bagi masyarakat Surabaya yang mempunyai pengalaman yang pernah ada di Kebun Binatang yang lain, ataupun pernah belajar tentang bagaimana perhewanan ataupun ingin langsung disampaikan oleh Pak Walikota.
“Yang mendaftar silahkan mendaftar. Nanti akan ada. Seleksi lagi Jangan orang-orang itu saja,” imbuhnya.
Lebih lanjut Bagas mengatakan, KBS sudah ada pengelompokan kandang satu, kandang dua, kandang tiga, kandang empat jadi ini menjadi daya tarik masyarakat kota Surabaya.
Mungkin, ungkap Bagas, kalau mau melihat komodo secara langsung itu ada di kota Surabaya di KBS itu dan tentunya memang yang mana manajemennya yang sudah bagus harus ditingkatkan lagi, dioptimalkan lagi yang mana itu jika jelek ataupun kurang ya harus ditinggalkan.
“Harapan Komisi B terhadap manajemen KBS ya tentunya saat ini KBS itu sudah dibilang bagus di tahun 2025-2026 itu sudah cukup bagus, ini harus dipertahankan,” pungkasnya.(trs)
