(Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah saat menjenguk anak yang keracunan MBG. Foto: Istimewa)
Surabaya, newrespublika-Untuk mencegah traumatis anak akibat keracunan mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Komisi D DPRD Surabaya meminta kepada Satuan Tugas (Satgas) Kota Surabaya memberi pendampingan.
Seperti diketahui, sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah di kawasan Tembok Dukuh, Surabaya, mengalami keracunan massal usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah Kota Surabaya langsung melakukan penelusuran, termasuk meninjau dapur SPPG yang menjadi penyedia makanan.
Anggota Komisi D, dr. Zuhrotul Mar’ah mengatakan, saya sempat menjenguk anak-anak yang keracunan MBG dimana keluhannya itu rata-rata muntah.
“Kemudian saya tanya ternyata mereka trauma takut nanti kalau ada makanan seperti ini lagi. Bahkan ada ibunya yang ngomong ya bu dokter ngomongnya itu, aku nanti gak mau makan MBG lagi,” ujar dr. Zuhrotul Mar’ah, Selasa (12/05/2026).
Ia menjelaskan, saat menjenguk anak yang keracunan MBG mereka sudah mulai stabil, kondisi mereka itu bagus.
Jadi tadi malam tidak terlalu mengkhawatirkan mereka diinfus itu Karena namanya orang muntah itu kan mengeluarkan banyak elektrolit, mengeluarkan cairan.
Nanti kalau tidak diinfus kan lemes ya bisa dehidrasi, kata Zuhrotul Mar’ah, makanya harus di infus jadi kondisinya mereka dalam kondisi stabil.
Lebih jauh Ia mengatakan, usai jenguk anak yang keracunan, terus kita ke SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) nya, ya aku melihatnya di SPPG-nya itu untuk tempatnya itu kan memang mereka sudah punya SOP (Prosedur Operasional Standar).
“Saat kita ke SPPG kondisinya bagus sesuai dengan SOP lah kalau saya melihatnya, cuma kan kita tidak tahu kesehariannya. Untuk penyebab makanan kan ini masih dalam uji laboratorium Dinkes Kota Surabaya,” beber politisi PAN Kota Surabaya ini.
Kedepannya, tambah Zuhro, untuk mengatasi trauma anak-anak untuk mengkonsumsi MBG perlu pendampingan dari Satgas MBG tadi.
“Jangan sampai anak sekolah traumatis dalam konsumsi MBG,” pungkasnya.(trs)
