Pemkot Surabaya Sosialisasi Kampung Pancasila ke Gereja-Gereja, Pdt. Rio Pattiselanno: Program yang Satukan Warga

Pemkot Surabaya Sosialisasi Kampung Pancasila ke Gereja-Gereja, Pdt. Rio Pattiselanno: Program yang Satukan Warga

Surabaya, newrespublika-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus memperkuat fondasi toleransi dan kebersamaan melalui program unggulan Kampung Pancasila.

Sebagai langkah nyata, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, melakukan sosialisasi kepada Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Setempat (PGIS) Kota Surabaya bertempat di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, Senin (13/4/2026).

Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya dari PSI, Pdt. Rio Pattiselanno mengatakan bahwa, Kampung Pancasila adalah program yang menyatukan warga kota Surabaya yang berasal dari berbagai suku, agama dan ras.

“Aktifitas nyata di dalam masyarakat kota Surabaya memberikan penguatan nilai Sosial budaya dalam interaksi di masyarakat,” ujar Pdt. Rio Pattiselano di Surabaya, Selasa (14/04/2026).

Ia menambahkan, selain itu Kampung Pancasila juga memberikan nilai toleransi yang berkelanjutan bagi generasi muda.

“Karena toleransi bukan hanya berbicara tentang nilai, tetapi juga bagian dari stabilitas keamanan,” bebernya.

Rio Pattiselanno menjelaskan, perlu dipahami semua masyarakat kota Surabaya bahwa toleransi adalah kerja bersama dan bukan hanya tugas Pemerintah saja.

“ Jadi, Kampung Pancasila di kota Surabaya harus bergerak dari Simbol menjadi Aktifitas, kemudian menjadi Budaya dan pada akhirnya menjadi identitas kolektif masyarakat bersama,” ungkap Rio Pattiselanno.

Sementara Wali Kota Eri menegaskan bahwa Kampung Pancasila bukan sekadar konsep di atas kertas, melainkan gerakan nyata untuk mengajak warga Kota Surabaya menjalankan ajaran agama masing-masing dalam bingkai NKRI.

“Kami menitipkan pesan kepada para pemimpin agama untuk mengajak jemaatnya agar menyaluran bantuan sosial, seperti zakat maupun persepuluhan, diutamakan untuk membantu warga di lingkungan kampung sendiri terlebih dahulu,” kata Eri Cahyadi. (trs)