Surabaya, newrespublika-Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan menggelar Penjaringan Aspirasi Masyarakat di Balai RW 8 Babatan Pratama, Wiyung, Senin (25/5).
Dalam reses tersebut, Johari yang akrab disapa Bang Jo banyak menerima aspirasi dari para bunda PAUD.
Sejumlah aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan kesejahteraan tenaga pendidik, fasilitas belajar, hingga dukungan pemerintah terhadap pendidikan anak usia dini. Para bunda PAUD juga mempertanyakan perbaikan sarana belajar mengajar yang dinilai masih perlu perhatian, serta kemungkinan adanya tambahan honor bagi bunda PAUD yang selama ini dirasa masih minim.
Bang Jo mengatakan, PAUD memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesiapan belajar anak sejak dini. Apalagi, sejak diberlakukannya wajib belajar 13 tahun oleh Kementerian Pendidikan, posisi PAUD menjadi semakin strategis.
“PAUD memiliki peran sentral dalam mencetak generasi emas. Pemerintah Kota Surabaya juga sudah menindaklanjuti dengan Perwali Nomor 41 Tahun 2024 tentang Standar Pelayanan Minimal PAUD,” ujar Bang Jo.
Menurutnya, aturan tersebut menegaskan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan fasilitas belajar yang layak serta tenaga pengajar berkualitas bagi anak usia 5–6 tahun. Usia tersebut dikenal sebagai masa golden age atau masa emas tumbuh kembang anak.
Karena itu, Bang Jo menilai perhatian terhadap PAUD tidak boleh setengah-setengah. Ia menyebut tugas para pendidik PAUD cukup besar sehingga kesejahteraan mereka juga perlu ditingkatkan.
“Tugas PAUD ini besar. Mereka mendampingi anak-anak pada masa emas. Maka kesejahteraannya juga perlu mendapat perhatian,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bang Jo juga menyampaikan adanya sejumlah program beasiswa yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Di antaranya beasiswa PAUD, beasiswa bagi warga tidak mampu, serta beasiswa bagi penghafal kitab suci.
Ia berharap informasi tersebut bisa dimanfaatkan warga, khususnya para orang tua dan pengelola PAUD, agar akses pendidikan anak semakin terbuka.
Selain kesejahteraan tenaga pendidik, Bang Jo juga menyoroti pentingnya fasilitas PAUD yang aman dan nyaman. Menurutnya, sarana belajar anak usia dini harus benar-benar diperhatikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar.
“Fasilitas PAUD menjadi tanggung jawab pemerintah karena menyangkut keamanan dan kenyamanan belajar mengajar,” tegasnya.
Bang Jo memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga, termasuk dari bunda PAUD, akan dicatat dan diperjuangkan melalui fungsi DPRD.
“Aspirasi panjenengan semua akan kami kawal. Semoga ke depan layanan PAUD di Surabaya semakin baik,” pungkasnya.(trs)
