Reses di Petemon, Banyu Urip dan Putat Jaya, Anggota DPRD Surabaya Sukadar Akan Kawal Aspirasi Warga

Reses di Petemon, Banyu Urip dan Putat Jaya, Anggota DPRD Surabaya Sukadar Akan Kawal Aspirasi Warga

Surabaya, newrespublika-Memasuki masa Reses (Jaring Aspirasi Masyarakat) Masa Sidang ke Dua Tahun 2026, Anggota DPRD Surabaya Sukadar menggelar reses di tiga wilayah yaitu, Kelurahan Petemon, Banyu Urip, dan Kelurahan Putat Jaya pada Kamis (21/05/2026).

Di Kelurahan Petemon reses berlangsung di Petemon Gg.3, di Banyu Urip di RW03, dan di wilayah Kelurahan Putat Jaya reses digelar di Putat Jaya Timur 3B RW10.

Sukadar menjelaskan, dalam resesnya di hadapan ratusan warga Petemon dirinya masif mensosialisasikan program beasiswa PIP (Program Indonesia Pintar) dari Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Puti Guntur Soekarnoputri.

Begitupun, sambung Sukadar yang juga Anggota Komisi C DPRD Surabaya ini, di Banyu Urip kita edukasi bagaimana masyarakat bisa akses beasiswa pendidikan melalui PIP.

“Pendidikan itu utama, bahkan program Walikota Eri Cahyadi satu keluarga satu sarjana itu kita bantu wujudkan. Nah, di kami ada PIP untuk membantu warga yang kurang mampu untuk biaya melanjutkan ke Perguruan Tinggi,” ujar Sukadar.

Sementara di Putat Jaya Timur, terang Sukadar, warga lebih banyak mengusulkan terkait infrastruktur kampung dan balai RT.

“Banyak keluhan terutama soal pembangunan. Dalam hal ini harapan masyarakat itu bisa tercover, dan kita akan kawal usulan warga tersebut,” terang Sukadar.

Contohnya, sambung Sukadar, di RW10 Putat Jaya Timur ada butuh renovasi balai RT02, lantas harus kemana dan masyarakat kesulitan akses kepada dinas untuk menyampaikan keluhan-keluhannya ini.

Makanya posisi masyarakat itu mengadu ke kita, ungkap Sukadar, mengadu ke dewan agar lewat dewan sebagai jembatan kepentingan masyarakat ini supaya sesegera mungkin hal-hal yang prioritas ini bisa ditangani oleh Pemkot Surabaya.

Selain itu, bebernya, saya lihat di sini penarangan jalan umum atau PJU ternyata aliran listriknya itu berasal dari masing-masing rumah warga, dan warga terbebani untuk membayarnya.

Maka harapan kami, tambah Sukadar, PJU yang selama ini terbebani masyarakat ini bisa lepas. Bisa lepas, dan kami minta dipasang PJU oleh pemerintah kota.

“Nah, aspirasi masyarakat inilah yang akan kita kawal ke dinas-dinas terkait yang ada di pemerintahan kota Surabaya,” pungkas Sukadar anggota dewan dari PDIP tiga periode ini. (trs)